Menurut pandangan islam potong kuku ada tatacaranya, RASULULLAH S.A.W bersabda yang artinya:
Barang siapa yang memotong kukunya pada :
• Hari Sabtu: Niscaya keluar dari dalam tubuhnya obat dan masuk kepadanya penyakit.
• Hari Minggu: Niscaya keluar daripadanya kekayaan dan masuk kemiskinan.
• Hari Senin: Niscaya keluar daripadanya gila dan masuk sehat
• Hari Selasa: Niscaya keluar daripadanya sehat dan masuk penyakit
• Hari Rabu: Niscaya keluar daripadanya was-was dan masuk kepadanya kepapaan.
• Hari Kamis: Niscaya keluar daripadanya gila dan masuk kepadanya sembuh dari penyakit.
• Hari Jumat: Niscaya keluar dosa-dosanya seperti pada hari dilahirkan oleh ibunya dan masuk kepadanya rahmat daripada Allah Taala.
Jadi, potong kuku bukan sembarang potong tapi ada faedahnya. Walaupun ia hanya kuku tapi ia adalah sebahagian dari badan kita yang perlu kita hormati.
Misalnya, memotong kuku ada adabnya selain ikut hari, kita juga perlu buang kuku tu pada tempat yang tidak kotor sebagaimana yang diajar, sebaiknya buang ke tanah karena kita juga adalah unsur tanah, Bukannya tong sampah sekalipun tong sampah tu bersih.
Satu lg, mulakan potong kuku tu dengan Bismillah dan selawat Nabi dan potong kuku mulailah dari jari telunjuk sebelah kanan sampai jari kelingking tangan kanan, kemudian jari kelingking sebelah kiri sampai ibu jari tangan kiri dan akhir sekali ibu jari tangan kanan. Kalau kaki, mulailah dengan jari kelingking kaki kanan sampai kelingking kaki kiri. Itulah sunnah yang paling kuat dipegang selama ini walaupun ada banyak khilafnya. Wallahu'alam.
Begitu indahnya Islam, sampai potong kuku pun diajari.....
Sumber : Milis [diforce]
